Posts

Dahsyatkah Doamu?

Image
Sewaktu menemani tante saya operasi mata di RSUD Dr.Soetomo Surabaya, kira2 tahun 2000an, ada seorang pria asal medan yg juga menemani istrinya operasi yg sama. Mungkin karna dia tau saya anak perantauan dan sedang kuliah, dia lalu bercerita pengalaman kuliahnya dan susahnya mendapatkan pekerjaan setelah kuliah. dia ABK sebuah kapal yg berhenti lalu melanjutkan kuliah bahkan sampai S2. begitu susahnya mencari kerja dgn ijasah S2nya sampai membuatnya putus asa. perusahaan selalu menjawab bahwa mereka tdk mampu menggaji karyawan S2, yg dcari adalah S1. ditambah beban semakin banyak kebutuhan hidup karna memiliki istri dan anak, suatu malam dia berdoa "Tuhan, kalau sampai minggu ini saya gak dpt kerjaan, jgn salahkan saya kalau saya jadi tukang copet". sebelumnya dia sdh sering berdoa minta diberi pekerjaan. itu doa penuh keputusasaan katanya.

Bahagia karena kebahagiaan orang-orang yang disayang

Image
Sore tadi aku menerima sms dari ponakan tertuaku, dia belum lama lulus sebagai sarjana perikanan di universitas pattimura ambon, isinya " Hai Pamanku, apa kabar ? by. Loana Totoda, S.Pi", Haha pasti dia ingin memberitahu aku kalau dia benar2 sudah menjadi seorang sarjana, sebuah pencapaian yang membawa kebanggaan bagi orang tua termasuk saya pamannya. Nana, begitu nama kecilnya. masih teringat jelas dulu saya sering mengantarnya sekolah, mengingatkan waktu mandi jika dia sedang asyik bermain, menemani mengerjakan PR sekolah, bahkan kadang merapikan selimutnya supaya tidak digigit nyamuk saat tidur. Nana cepat akrab dengan orang lain, dia juga sangat mudah empati, saking empatinya tak jarang dia ikut sedih dan nangis saat menonton film indonesia jika ada kisah yang menyedihkan di televisi. Sms nya tadi sore dengan embel2 S.Pi membentuk segumpal rasa bangga sebagai pamannya. Nana yang dulu kupegang erat tangannya menyebrang jalan menuju sekolah TK, melatih men...